Hutan Mangrove Memiliki Fungsi Ekologis Yaitu Apa Saja?

Bagi yang sudah berkunjung ke pesisir pantai atau memang bertempat tinggal di daerahnya, maka pastinya telah melihat banyak hutan mangrove. Namun, perlu diketahui bahwa hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yaitu sebagai tempat ekosistem yang sangat berguna. Lalu, adapun contoh soal beserta penjelasan mengenai hal itu, yakni sebagai berikut.

Contoh Soal: Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis, yaitu……

Pengertian dari Hutan Mangrove

Hutan bakau adalah jenis tanaman yang sanggup bertahan hidup dan tumbuh di wilayah air payau. Hal ini dikarenakan, adanya sifat fluktuasi salinitas tinggi yang dimiliki oleh hutan mangrove. Lalu, yang perlu diketahui lagi, bahwa tanaman ini juga dipengaruhi oleh pasang surut dari air lautnya.

Jawaban dan Penjelasan Mengenai Fungsi Ekologis Hutan Mangrove

Hutan bakau memanglah sangatlah penting untuk membantu ekonomi para penduduk pesisir pantai, karena dapat menghasilkan keuntungan. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yaitu untuk membantu keberlangsungan dari ekosistem makhluk hidup. Lalu dalam pemahaman ini, maka akan diulas beberapa penjelasannya, sebagai berikut ini:

1. Sebagai Tempat Hidup Berbagai Makhluk Hidup Air

Hutan mangrove ini memang bisa menjadi tempat habitat bagi para organisme air yang tinggal di pesisir pantai. Makhluk hidup yang tinggal di air itu berada di area tersebut, karena hutan mangrove termasuk tempat nyaman baginya.

Selain itu, hewan air pun juga akan lebih aman jika menetap di tempat tersebut karena akar dari tanamannya bisa melindunginya dari ombak laut. Adapun contoh organisme yang biasanya hidup di tempat tersebut, yakni seperti ikan, kepiting, dan kerang.  

2. Tempat Berkembang Biak dan Mencari Makan Makhluk Hidup Air

Mangrove secara ekologis,  memang memiliki fungsi yang sangat berguna dalam memainkan peranan sebagai mata rantai makanan di wilayah perairan. Adapun situasi seperti ini pun juga penting dalam menghadirkan tempat untuk bertelur dan perkembangannya.

Selain itu, hutan mangrove juga bisa menjadi tempat menemukan makan dari beragam jenis hewan air kecil. Hal ini dikarenakan adanya suplai makanan yang terlindungi dan tersedia dari ikan pemangsa.

3. Stabilisator Garis Pantai

Fungsi ekologis lainnya dari hutan mangrove ini, yakni sebagai stabilisator garis pantai. Fungsi ini juga dikenal sebagai penghalang dari hempasan ombak dan juga berguna dalam penambahan lahan wilayah pantai. Dengan begitu, wilayah penduduk pesisir pantai pun akan aman dari adanya badai atau ombak dari laut.

4. Melindungi Laut

Fungsi ekologis hutan mangrove selanjutnya yang tidak kalah pentingnya, yakni bisa melindungi laut. Hal ini akan sangat berguna ketika sedang terjadi banjir di daerah daratan yang bisa menuju ke laut dengan membawa lumpur.

Alhasil, lumpur dari banjir itu pun dapat membahayakan kehidupan ekosistem laut. Namun dengan adanya hutan bakau, maka hal ini dapat menjadi penyaring agar air yang menuju ke laut tidak bercampur lumpur.

5. Pencegah Erosi

Tanaman mangrove ini memang paling banyak dijumpai pada area perbatasan antara sungai dengan muara pantai. Hal tersebutlah yang membuat hutan mangrove bisa digunakan untuk menahan tanah agar tidak jatuh ke dalam air. Dengan begitu, air pun tidak akan tercemar oleh lumpur yang berasal dari daratan.

Demikianlah ulasan yang dapat menjelaskan bahwa hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yaitu sebagai penjaga lingkungan ekosistem. Dari informasi tersebut, maka orang-orang menjadi lebih tahu jika tanaman tersebut sangatlah berguna. Dengan begitu, para masyarakat pun akan lebih bisa melestarikan hutan mangrove tersebut.