Sikap Awal Gerakan berguling Ke Depan Adalah Posisi Dalam Senam Lantai

Senam dalam olahraga memiliki berbagai jenis aktivitas termasuk senam lantai. Olahraga ini biasanya dipelajari di jenjang SMP mata pelajaran Penjaskes. Dalam senam lantai, ada sikap guling ke depan dan belakang dimana sikap awal gerakan berguling ke depan adalah memposisikan kaki dan tangan ke atas. Untuk lebih jelasnya, simak contoh soal dan penjelasannya berikut:

Contoh soal: sikap awal gerakan berguling ke depan adalah?

Paparan Terkait Sikap Gerakan Berguling ke Depan dalam Senam Lantai

Sikap berguling ke depan merupakan salah satu gerakan yang ada dan harus dipelajari pada senam lantai. Berguling ke depan berarti bergerak menggulingkan seluruh badan ke arah depan. Gerakan ini akan memanfaatkan tubuh bagian belakang seperti punggung, pundak, panggul hingga pinggul. Agar tidak cedera saat melakukan gerakan berguling ke depan, penggunaan matras sangat disarankan.

Saat bersiap untuk menggulingkan badan, ada sikap awal yang mesti dipahami. Sikap awal gerakan berguling ke depan adalah memposisikan badan dengan kaki yang lurus dan masing-masing tangan diangkat sampai lurus ke atas serta badan dalam sikap siap. Pada awal posisi, badan harus sesuai untuk meminimalisir timbulnya cedera. Guling depan dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Posisikan badan dengan keadaan tegap dan kaki lurus. Angkat kedua tangan hingga lurus ke atas.
  • Selanjutnya, badan dapat dibungkukkan ke depan sampai telapak tangan menyentuh bagian matras.
  • Di antara kedua tangan yang sudah menyentuh matras, masukkan kepala ke dalamnya hingga dagu mengenai dada.
  • Kedua siku tangan dapat di tekukkan dalam posisi tadi lalu doronglah badan ke depan hingga terasa pundak menyentuh matras.
  • Pada posisi ini, gerakan guling depan dapat segera dilakukan.
  • Saat pinggul mengenai matras, kedua kaki dapat ditekuk di depan dada dan gunakan kedua tangan untuk merangkulnya.
  • Akhiri gerakan senam lantai guling ke arah depan dengan tangan posisi lurus ke depan dalam sikap jongkok.

Kesalahan Umum dalam Senam Lantai Berguling ke Depan

Saat melakukan senam lantai, tata caranya harus dilakukan dengan benar dan detail. Hal ini agar gerakan sempurna dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang menyebabkan cedera. Beberapa hal di bawah ini adalah kekeliruan umum yang sering kali terjadi saat melakukan senam lantai. Banyak yang tidak sadar akan kesalahan tersebut. Di antaranya adalah:

  • Pantat tidak diangkat dengan maksimal. Saat meluruskan lutut dan meletakkan tangan pada bagian matras, angkatlah pantat ke atas agar titik berat tubuh condong ke depan, bukan sebaliknya.
  • Kedua tangan tidak bertumpu dengan tepat pada matras. Posisi kurang tepat ini dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan karena tidak memiliki tumpuan yang kuat. Akibatnya, tubuh akan terjatuh lebih cepat sebelum berguling ke depan dimulai.
  • Siku tangan tidak ditekuk. Hal ini dapat berakibat pesenam sulit memasukkan kepala dan tengkuk saat tubuh di dorong ke depan.
  • Tidak segera menekuk lutut ketika berguling. Lutut haruslah dilipat dengan segera saat tubuh digulingkan. Jika tidak, tumpuan tidak akan berpindah pada telapak kaki melainkan pada bagian pantat.
  • Gerakan mengguling tidak lurus sempurna. Posisi tubuh yang tidak tepat akan berakibat pada keseimbangan saat menggulingkan tubuh ke depan. Jika terdapat kesalahan, gerakan mengguling menjadi tidak stabil dan lebih condong ke satu arah, baik itu kanan atau kiri.

Demikian penjelasan terkait senam lantai dalam gerakan menggulingkan tubuh ke depan. Sikap awal gerakan berguling ke depan adalah suatu keadaan dan posisi tubuh yang harus sesuai agar proses berguling dapat berjalan lancar. Untuk meminimalisir cedera, dibutuhkan alat bantu berupa matras. Saat awal, proses dan akhir gerakan, lakukanlah dengan benar agar rasa pusing tidak terlalu kuat.