Berbakti Kepada Orang Tua Dikenal dengan Istilah : Penjelasan Lengkapnya

Memberikan bakti kepada orang tua bisa menjadi ibadah dengan perolehan pahala yang paling besar bagi seorang anak. Allah SWT selalu memuliakan anak yang memiliki rasa bakti kepada orang tuanya. Adapun penjelasan lebih lengkap mengenai  berbakti kepada orangtua dikenal dengan istilah akan dibahas berikut ini. 

Soal : Berbakti kepada orangtua dikenal dengan istilah ..

Penjelasan Mengenai Istilah Berbakti pada Orang Tua

Ternyata ibadah berbakti kepada orang tua dikenal dengan istilah tertentu dalam Agama Islam. Istilah yang dimaksud adalah istilah Birrul Walidain yang memiliki arti berbakti kepada orang tua. Banyak orang yang salah mengira ejaan istilah ini dengan Sarrul Walidain, namun ternyata ini adalah ejaan yang salah.

Ibadan Birrul Walidain memiliki lawan yang merupakan tindakan yang menghasilkan dosa. Tindakan itu tentu saja, durhaka kepada orang tua. Untuk tindakan dan perilaku yang durhaka kepada orang tua dikenal dengan istilah Uququl Walidain.

Dalam agama islam sendiri, Birrul Walidain digolongkan ke dalam etika beragama islam. Hal ini ditunjukan melalui perilaku memberikan bakti dan berbuat baik pada kedua orang tua. Bagi seorang anak, hukum untuk berbakti kepada kedua orang tuanya adalah hal yang wajib atau disebut juga sebagai ibadah yang fardhu.

Ternyata perintah dan hukum ini tetap berlaku kepada sang anak. Sekalipun, orang tua anak tidak beragama islam. Sang anak tetap memiliki kewajiban untuk berbakti kepada kedua orang tuanya. Serta, sebisa mungkin melaksanakan perintah dari kedua orang tua mereka.

Namun, hal ini disertai dengan catatan, sejauh perintah kedua orang tua tidak menyalahi hukum dari agama islam. Dalam Al Quran sendiri hukum untuk melakukan Birrul Walidain sangatlah banyak.

Kewajiban Bakti Anak Kepada Orang Tua

Memberikan bakti kepada orang tua oleh anak ini bisa diwujudkan dengan anak melakukan kewajibannya kepada orang tua. Banyak spekulasi mengenai kewajiban-kewajiban anak terhadap orang tua.

Namun, jika melihat dari segi Al Quran sebenarnya ada tiga kewajiban anak terhadap orang tua. Berikut adalah kewajiban anak kepada orang tua yang harus dilaksanakan.

1. Melaksanakan Semua Perintah Orang Tua

Kewajiban ini sempat disebutkan sebelumnya, bahwa anak memiliki kewajiban untuk mentaati segala perintah dari orang tuanya. Namun, perintah ini dengan catatan bahwa perintah dari orang tua tidak menyalahi aturan dan perintah dari Agama Islam itu sendiri. Sejauh itu masih dalam hal yang diperbolehkan dalam Islam. Anak memiliki kewajiban untuk melaksanakannya.

2. Memberi Nafkah Kepada Orang Tua

Kewajiban ini berlaku apabila orang tua dalam keadaan miskin. Sedangkan, anaknya sudah dalam keadaan mampu dan berkecukupan setelah memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri.

Jika keadaannya anak sudah memenuhi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan keluarga intinya. Makna, anak memiliki kewajiban untuk membantu keuangan keluarga nya yang dalam keadaan kesulitan.

3. Mendoakan Orang Tua Ketika Sudah Meninggal

Doa anak yang soleh merupakan sumber pahala bagi orang tuanya yang sudah meninggal. Karena itu, anak memiliki kewajiban untuk mengirimkan doa kepada orang tuanya yang telah meninggal dunia. Doa itu akan menjadi penyelamat bagi orang tua yang sudah meninggal.

Ternyata  berbakti kepada orangtua dikenal dengan istilah tertentu. Begitu pula, dengan beberapa kewajiban anak kepada orang tua. Barang siapa yang melaksanakan kewajiban tersebut pastilah akan diberi banyak rezeki oleh Allah SWT. Sebaliknya, bagi yang mengabaikannya tidak hanya mendapatkan dosa, namun juga balasan.