Gerakan Meroda Bertumpu Pada? Simak Ulasannya!

Tidak dapat dielakkan bahwa dalam mata pelajaran olahraga khususnya bagian senam lantai, gerakan meroda menjadi salah satu gerakan yang penting. Namun, terkadang sebelum mencoba praktik secara langsung, banyak yang menanyakan tentang gerakan meroda bertumpu pada bagian tubuh yang mana sebenarnya. Agar nantinya tidak salah ketika praktik, kenali jawabannya di sini!

Soal : Gerakan Meroda Bertumpu Pada Apa?

Apa Itu Gerakan Meroda?

Secara garis besar, materi mengenai senam lantai bisa menjadi salah satu materi yang paling sulit untuk dipraktekkan secara langsung nantinya. Pasalnya, sejak awal, senam lantai yang terdiri dari berbagai macam gerakan ini menuntut seseorang untuk tidak hanya paham teori tapi prakteknya. Misalnya saja, ada gerakan meroda yang dianggap sulit untuk dicoba.

Sebenarnya, jenis gerakan ini termasuk ke dalam salah satu gerakan dalam senam lantai yang sering dipraktekkan ketika masih menempuh sekolah. Namun, ada sebuah teknik yang wajib untuk dipahami sejak awal terutama yang berkaitan dengan tumpuan yang harus digunakan seseorang. Pada gerakan meroda ini, seseorang harus menggunakan dua jenis tumpuan.

Lebih lanjutnya, gerakan yang melibatkan adanya gerakan yang rumit seperti headstand ini ternyata membutuhkan tumpuan utama pada bagian tubuh tangan. Selain itu, untuk beberapa gerakan yang dibutuhkan ketika berada di atas matras, gerakan meroda ini membutuhkan tumpuan berupa bagian kaki. Selain itu, baik kaki maupun tangan perlu kerja sama sejak awal.

Teknik Gerakan Meroda

Setelah mengenali jawaban dari pertanyaan mengenai gerakan meroda bertumpu pada bagian tubuh mana, maka lanjutkan dengan mengenali tekniknya secara lengkap. Apalagi jika ingin mencoba praktik secara langsung baik untuk urusan akademis maupun tidak, maka kenali tekniknya dahulu agar nantinya lebih mudah. Simak beberapa jenis teknik untuk gerakan meroda di bawah ini:

1. Sikap yang Tegap

Banyak yang masih tidak tahu apalagi mengindahkan sebelum langsung praktik, ada sebuah teknik yang khusus yang wajib dilakukan terlebih dahulu. Setiap orang yang ingin mencoba gerakan meroda dengan tepat, wajib mengawalinya dengan sikap yang tegap dengan kedua tangan di atas. Setelah itu, jangan lupa meletakkan salah satu kakinya di depan. 

2. Langkah sebagai Tumpuan

Kemudian ada juga teknik yang lainnya yang jangan sampai dilewatkan untuk diketahui dahulu agar praktiknya menjadi lebih mudah dan tepat. Kali ini, setelah meletakkan kaki berada di depan, pastikan bahwa kaki di depan tersebut akan menjadi tumpuan. Setelah itu, lanjutkan dengan menggerakkan kakinya secara perlahan sambil meletakkan kedua tangan masing-masing di matras.

3. Gerakan seperti Headstand

Sementara itu, untuk jenis teknik yang ketiga ini sebaiknya tidak diabaikan begitu saja karena bisa memunculkan cedera jika tidak tepat. Untuk memudahkan ketika praktiknya nanti, perlu dikenali dahulu sejak awal bahwa teknik ini melibatkan gerakan yang mungkin mirip dengan headstand. Namun sebaiknya angkat kaki ke atas dengan lebih hati-hati nantinya.

4. Tumpuan pada Kaki

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jenis gerakan meroda ini juga bertumpu pada bagian kaki sehingga sebaiknya menggunakannya dengan lebih perlahan. Jika sudah mempraktikkan teknik yang sebelumnya, maka lanjutkan dengan gerakan kaki yang menumpu di atas lainnya namun tubuh berdiri tegak. Setelah itu, jangan lupa meletakkan kedua tangan di atas. 

Berdasarkan pada penjelasan secara lengkap dan detail seperti di atas, dapat dikenali bahwa gerakan meroda bertumpu pada dua bagian dari tubuh. Sejak awal, jika ingin mempraktikkan gerakan yang dianggap cukup sulit ini, maka coba dengan menumpukan pada bagian tangan dan kaki. Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan tekniknya sebelum langsung mencoba.