Apa yang Dimaksud dengan Pola Lantai? Materi Seni Tari

Siapa yang tidak pernah melihat seni pertunjukan tari, baik saat sedang berada di suatu acara maupun tempat terbuka. Sekelompok orang bisa saling bergerak dengan irama dan tempo yang sama menghasilkan gerakan indah tak lepas dari pola lantai sebagai panutan. Lalu apa yang dimaksud dengan pola lantai? Lebih lengkap akan dibahas di bawah ini:

Contoh soal: Apakah yang dimaksud dengan pola lantai jelaskan?

Pengertian

Apa yang dimaksud dengan pola lantai? Jawaban atas pertanyaan itu tidak lain adalah, sebuah garis atau arah langkah yang harus dilalui para penari untuk membentuk sebuah gerakan yang indah. Langkah kaki ini akan membentuk formasi dan pola-pola tertentu yang sebelumnya telah dilakukan riset oleh koreografer sebelum diajarkan kepada para penari.

Pola lantai mencakup gerakan-gerakan yang dilakukan penari seperti berpindah ataupun bergeser pada posisi tertentu untuk menguasai panggung agar tampilan tari terlihat lebih natural dan rapi. Penerapan pola lantai berlaku selama penari melakukan gerakan-gerakan, baik ketika tarian yang ditampilkan solo, berpasangan, maupun berkelompok. Dari pengertian di atas secara sederhana pola lantai juga disebut sebagai teknik blocking.

Ragam Pola Lantai Secara Umum

Pola lantai terbagi atas beberapa jenis yang bisa digabungkan atau dibawakan terpisah, tergantung jenis tarian, durasi tarian, dan kreativitas dalam menciptakan gerakan tari. Pola-pola tersebut dibentuk untuk membuat tarian yang ditampilkan terkesan lebih berwarna dan bisa dinikmati para penonton. Berikut, jenis-jenis pola lantai umum yang biasa digunakan para penari ketika membawakan tarian pada pagelaran:

1. Pola Lengkung

Pola lengkung juga sering disebut sebagai pola melingkar. Gerakan ini terdiri dari beberapa variasi yang bisa dikreasikan dalam tarian seperti angka delapan, lengkung ular, dan gerakan lainnya. Pola lengkung menggambarkan keceriaan yang dinamis dan juga kelembutan. Jenis tarian yang menggunakan pola tersebut biasanya lebih menonjolkan keindahan, misalnya seperti tari kipas atau tari payung.

2. Pola Vertikal

Selain pola melingkar, jenis gerak lainnya dalam tarian yang digunakan yakni pola vertikal. Apa yang dimaksud dengan pola lantai vertikal? Biasanya ragam tersebut terdiri atas formasi garis memanjang dari depan ke belakang maupun sebaliknya. Makna dari gerakan itu mengimplementasikan kedekatan spiritual kepada pencipta, atau penggambaran kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pola vertikal hanya bisa terbentuk dengan baik jika dibawakan dalam tarian yang terdiri lebih dari satu orang. Dalam tarian klasik pola ini juga sering diterapkan karena merupakan salah satu gerakan basic. Contoh tarian kelompok yang menggunakan pola vertikal sebagai basis gerak utamanya adalah tari Serimpi, Pasambahan, Yospan dan banyak lagi.

3. Pola Horizontal

Berbanding terbalik dengan pola vertikal, pola horizontal menekankan gerakan tarian yang lurus memanjang ke samping kiri atau kanan. Secara sederhana, pola tersebut berbentuk barisan yang memiliki makna ikatan kuat antar manusia satu sama lain. Pola horizontal sering digunakan pada tarian yang memiliki interaksi yang cukup rapat, misalnya seperti tari Saman dan tari Indang.

4. Pola Diagonal

Sebuah pola diagonal di dalam seni tari yakni sebuah gerakan membentuk garis lurus menyudut yang mana penari bisa menguasai sudut kiri atau kanan ruangan. Pola ini memberikan kesan pada tarian yang terlihat lebih kokoh dan kuat. Jenis tarian yang banyak menggunakan pola diagonal biasanya seperti tari Pendet, tari Sekapur Sirih, dan tari Gending Sriwijaya.

Seni tari dapat dikatakan sebagai bentuk ekspresi jiwa yang disalurkan lewat gerakan yang memiliki makna. Agar tarian yang dibawakan semakin menambah nilai estetikanya, menerapkan pola lantai sebagai dasar tarian menjadi hal yang lumrah dilakukan. Pembahasan pada artikel di atas sekiranya dapat membantu menjawab pertanyaan mengenai apa yang dimaksud dengan pola lantai yang menjadi bagian tak terpisahkan dari seni tari.