Melodi Adalah Pembentuk Kalimat Lagu? Ini Penjelasannya!

Lagu atau musik tidak hanya dibangun atas lirik saja tetapi ada unsur-unsur penting lainnya sehingga menjadi lagu yang enak didengar. Melodi adalah salah satu unsur yang sangat penting bahkan menjadi pembentuk kalimat lagu. Selain melodi ada juga harmoni dan Irama.

Semua unsur dari musik tersebut saling berkaitan satu sama lain. Sifatnya saling membangun dan menghasilkan komposisi musik yang indah dan enak didengar. Penjelasan tentang melodi sekaligus contoh soalnya berkaitan ada di bawah ini.

Contoh soal: Pengertian melodi adalah…

Jawaban dan Penjelasan Seputar Melodi

Ada yang menyebutkan bahwa melodi merupakan kumpulan dari deretan nada yang kemudian pembunyiannya diatur dengan irama. Nada-nada pada melodi disusun seindah mungkin dan diatur memakai pola irama tertentu sehingga bisa dinikmati secara indah.

Melodi juga disebut sebagai rangkaian nada yang tersusun serta memiliki pola pengaturan tinggi rendah nada, pola, harga sampai akhirnya menjadi sebuah kalimat lagu bernilai. Walaupun melodi memiliki terdengar sama dengan irama tapi nyatanya keduanya mempunyai perbedaan cukup jelas.

Di mana melodi adalah suara yang sudah diatur dengan nada sementara sedangkan irama hanya suara yang berulang. Dalam pengertian ringkasnya, melodi merupakan serangkaian nada berirama untuk mengemas pesan atau gagasan tertentu menjadi sebuah alunan lagu atau musik.

Unsur-unsur dari Melodi dalam Musik

Melodi dibangun dengan berbagai unsur pembentuk sehingga menghasilkan musik yang menghibur pendengarnya. Di bawah ini yang unsur-unsur dari melodi:

1. Bunyi

Pertama melodi disusun oleh bunyi. Adapun keberadaan sumber bunyi pada musik datang dari berbagai jenis getaran. Baik itu getaran suara penyanyinya maupun getaran dari instrumen alat-alat musik.

Tapi perlu dicatat kalau bunyi pada musik tidak asal bunyi. Melainkan terwujud dari bentuk nada ataupun ketukan sehingga bunyi yang dihasilkan indah.

2. Notasi Melodi

Notasi melodi diartikan sebagai lambang yang menjadi visualisasi tinggi rendahnya nada. Melodi notasi juga dapat ditulis dengan berbagai wujud atau bentuk. Salah satunya adalah solmisasi.

3. Tangga Nada Diatonis

Pengertian melodi adalah nada-nada suara berirama yang kemudian menghasilkan kalimat-kalimat lagu yang indah. Salah satu tangga nada dari melodi adalah nada diatonis. Tentu saja nada ini juga di iringi dengan nada lainnya yaitu tangga nada kromatis.

Sementara membahas tentang nada diatonis, adapun maksudnya yaitu merupakan sistem tangga nada yang masing-masing tangganya dihimpit jarak satu atau setengah. Jenis tangga nada melodi ini meliputi dua tangga nada, ada nada minor dan nada mayor.

4. Tangga Nada Kromatis

Selain nada diatonis melodi juga tersusun dari nada-nada kromatis. Apa itu nada kromatis? Nada ini adalah nada yang mempunyai jarak semitone maupun jarak setengah tone tiap tangga dan tangganya tersebut memiliki 12 nada.

Tangga nada kromatis ini disimbolkan dalam bentuk kres atau pagar. Simbol ini digunakan untuk menggambarkan jarak antar not. Tetapi hanya untuk not yang naik setengah saja. Contoh, bila nada C mengalami fenomena tersebut akan menjadi Cis, simbolnya ditulis C#.

5. Interval

Unsur terakhir dari sebuah melodi ada interval. Apa itu interval? Tentu saja adalah jarak antar nada-nada yang membentuk melodi. Tiap-tiap interval mempunyai nama-nama yang berbeda. Penggunaan namanya menggambarkan kualitas dan kuantitasnya. Pada sebuah tangga nada bahkan bisa menemukan 7 interval sebagai pemberi jarak antar nada.

Bagaimana sudah terjawab bukan mengenai melodi adalah pembentuk kalimat lagu estetik? Jadi dapat disimpulkan bahwa melodi ini memiliki pengertian sekumpulan nada yang berirama dalam sebuah musik. Selain itu juga terdiri dari berbagai 5 unsur yang sudah disebutkan di atas.