Start Yang Digunakan Dalam Lari Jarak Pendek Adalah? Baca Penjelasan Ini!

Pada perlombaan lari ada jenis lari yang dilombakan. Jenisnya bisa tergantung dari jarak tempuh yang dilalui. Setiap jarak memiliki awalan atau gaya start yang berbeda. Seperti halnya pada lari jarak pendek yaitu memakai start yang berbeda dengan jenis lainnya. Jadi, start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah? Yuk ikuti uraian berikut:

Soal : Start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah

Jenis Start Apa Yang Digunakan?

Di dalam sebuah kompetisi lari pasti ada beberapa jenis lari yang digunakan. Untuk jenis lari yang digunakan tentunya berdasarkan hal-hal tertentu. Salah satunya yaitu dari segi jarak tempuh yang dilalui oleh pemain. Pada setiap jarak tersebut tentunya memiliki aturan serta ketentuan yang berbeda-beda.

Jenis lari jarak pendek paling sering digunakan dalam sebuah kompetisi, pada jenis tersebut memiliki sebuah aturan yang berbeda dengan jenis lainnya. Misal, awalan atau start yang digunakan memiliki ketentuannya sendiri. Lalu start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah apa? Umumnya yaitu menggunakan jenis start jongkok.

Pada jenis start jongkok ini terdapat tata cara yang harus dilakukan. Tata cara tersebut harus dilakukan sesuai dengan aturan. Jika tidak dilakukan maka pemain dianggap curang dan bisa saja terkena diskualifikasi. Lari pendek sering disebut juga dengan lari cepat, jadi lari jenis tersebut juga menggunakan jenis start yang sama.

Cara Melakukan Start Jongkok

Seperti sudah disebutkan di atas bahwa dalam melakukan start jongkok terdapat tata caranya, pemain harus melakukan tata cara ini dengan benar serta tepat. Semua anggota tubuh harus sesuai dengan aturan, kalua tidak sesuai maka akan dianggap curang. Berikut akan dipaparkan langkah-langkah dalam melakukan start jongkok mulai dari awal:

  • Posisikan lutut kaki sebelah kanan tepat di belakang garis start, minimal satu jengkal dari garis tersebut.
  • Kemudian letakan pula kaki sebelah kiri tepat di belakang lutut sebelah kanan tadi, jaraknya juga minimal harus satu genggaman tangan. Lalu posisi badan juga harus bungkuk ke depan.
  • Selanjutnya tangan juga diletakan di belakang garis, rapatkan semua jari kecuali pada ibu jari. Kepala menunduk sedikit dan pandangan mata juga harus ke arah bawah. Tahapan ini dilakukan pada saat aba-aba “Bersedia.”
  • Lalu jika sudah ada aba-aba “Siap” maka lutut diangkat sedikit dan bebankan berat ke depan. Setelah itu kaki kanan posisikan hingga 120 derajat dan kaki kiri sebanyak 90 derajat.
  • Tundukkanlah kepala lalu pandangan juga harus mengarah ke bawah, lalu jika sudah berganti aba-aba maka bisa pindah gerakan yang selanjutnya.
  • Apabila sudah ada bunyi aba-aba “Ya” maka pemain menolakan badannya ke depan menggunakan sekuat tenaga.
  • Lalu badan tetap ke depan dan ayunkan tangan, usahakan lakukan langkah pendek namun cepat. Hal tersebut untuk menghindari badan akan terjatuh ke depan.

Jenis-jenis Start

Selain start jongkok, ada juga jenis lainnya yang umum digunakan dalam jarak tempuh yang lain. Ada dua jenis lagi yaitu start berdiri dan juga start melayang. Dari dua jenis tersebut memiliki sebuah perbedaan, pada start berdiri biasanya digunakan pada lari jarak menengah. Sedangkan, pada start melayang digunakan pada perlombaan lari estafet.

Jadi, bisa dikatakan bahwa setiap jenis lari dengan jarak yang berbeda pasti menggunakan awalan yang berbeda pula. Setiap jenis start tersebut memiliki masing-masing aturan, sehingga tidak bisa asal dalam melakukannya. Dimulai dari gerakan awal hingga gerakan untuk siap berlari serta posisi badan sewaktu berlari.

Jadi itulah sedikit penjelasan jika ada sebuah pertanyaan start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah? Jawabannya yaitu pasti menggunakan awalan jongkok. Dalam melakukannya harus menggunakan tata cara yang sesuai dan harus disesuaikan juga dengan aba-aba yang diberikan. Jadi, posisi badan harus pas dan tidak boleh berada tepat di garis start.