Pengertian Al Faruq: Julukan Khalifah Umar Bin Khattab

Dalam peradaban sejarah Islam umat muslim mengenal istilah Al Faruq artinya “Sang Pemberani”. Istilah tersebut adalah milik khalifah ke-2 yaitu Umar Bin Khattab bin Khattab bin Nufail Al Shimh Al Quraisyi yang melanjutkan perjuangan Nabi Muhammad Saw menyebarkan agama Islam ke penjuru dunia. Untuk memecahkan masalahnya mari kita bahas bersama soal berikut ini : 

Contoh Soal : Arti Al Faruq adalah?

Penjelasan Istilah Al Faruq

Secara etimologi, Al Faruq artinya ‘Sang Penakluk’, atau juga bisa berarti ‘Memisahkan’. Gelar tersebut diberikan langsung oleh Rasulullah ketika beliau masih hidup dan sebelum Umar Bin Khattab menjadi khalifah. Umat muslim yang mempelajari sejarah Islam pada zaman Nabi Muhammad Saw pasti mengetahui bahwa Umar adalah sosok yang sangat pemberani.

Ada beberapa ahli yang berpendapat mengenai mengapa Umar Bin Khattab dijuluki Al Faruq oleh

Rasulullah. Pertama menurut Prof Dr Ali Muhammad Ash Shalabi, julukan tersebut diberikan kepada Umar karena ia secara terang-terangan menunjukkan keislamannya di depan orang kafir Quraisy di Kota Makkah.

Sedangkan menurut Dr Musthafa Murad, karena Umar Bin Khattab adalah sosok yang tegas dan mampu membedakan antara Batil dan Haq, dan melihat mana yang iman dan yang kafir. Ketika menjadi khalifah, ia juga tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. Bahkan Rasulullah pernah bersabda “Allah menempatkan kebenaran pada hati dan lisan Umar”.

Kisah Dibalik Gelar Al Faruq Umar Bin Khattab

Kisah ini termaktub dalam hadis yang ditulis kembali di sebuah buku yang berjudul “Manusia yang Dirindukan Surga” karangan As’ad Muhammad. Menurut hadis riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa saat itu Umar Bin Khattab mendatangi Rumah Rasulullah Saw sesaat setelah ia mendengarkan saudaranya melantunkan ayat Al-Quran.

Sesampainya di sana, ia melihat Hamzah Bin Abdul Muthalib yang duduk di depan rumah, sementara Rasulullah Saw di dalam. Singkat kisah, Umar menyatakan masuk Islam dengan mengucapkan kalimat syahadat kepada Nabi Muhammad, lalu para sahabat yang lain sontak mengucapkan kalimat takbir dengan lantang.

Di hari pertama setelah Umar Bin Khattab masuk Islam, ia bertanya kepada Nabi Muhammad tentang apakah pilihannya kepada Islam sudah berada di jalan yang benar di hidup dan matinya. Lalu jawaban Nabi membenarkan pertanyaan Umar dengan menyebut Zat Yang Maha Kuasa bahwa itu adalah suatu kebenaran.

Keteladanan Umar Bin Khattab Dari Gelar Al Faruq

Masuknya Umar ke dalam Islam bagaikan oase di tengah padang pasir bagi umat muslimin pada waktu itu. Akhirnya mereka memiliki seseorang yang pemberani dan tak gentar melawan kaum kafir. Sejak saat itu kebanyakan keluarganya pun ikut serta masuk Islam dan menjadi pembela Rasulullah Saw.

Sifatnya yang berani, baik dan cerdas membuat Umar menjadi salah satu panutan umat muslim. Maka tak heran Nabi Muhammad memberikannya gelar Al Faruq. Meski dikenal dengan ketegasannya, namun Umar sebenarnya orang yang mudah iba (perasa) dan memiliki hati lembut apalagi kepada orang yang sedang kesulitan.

Latar belakang lain gelar Al Faruq yang didapatkan Umar Bin Khattab adalah sikapnya yang tak segan memberikan kritikan untuk kebaikan umat. Ia juga berani menyampaikan pendapatnya tentang ide dan gagasan kepada Nabi Muhammad Saw.

Itulah pengertian dan penjelasan tentang arti Al Faruq Gelar Khalifah Umar Bin Khattab yang disegani banyak orang. Tak heran jika Pada saat kepemimpinan Umar sebagai khalifah, kemajuan peradaban Islam semakin pesat. maka dapat disimpulkan bahwa Al Faruq artinya banyak sekali karena bergantung interpretasi. Pada intinya julukan tersebut dapat dijadikan teladan yang baik bagi umat Islam.