Kunci Pertama Yang Harus Dikuasai Dalam Lari Jarak Pendek Adalah Start

Lari jarak pendek merupakan olahraga dimana para pemain akan berlari sejauh 50 meter sampai dengan 400 meter. Nantinya, pemain harus berlari dalam kecepatan penuh berdasarkan jarak tersebut. Kemudian, peserta yang paling cepat sampai adalah pemenangnya. Dalam olahraga ini, kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah sebagai berikut.

Soal: Kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah?

Jawaban Dan Penjelasan Kunci Lari Jarak Pendek

Diketahui, kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah start atau disebut juga dengan penolakan. Start merupakan tahap awal yang harus dilalui oleh pelari sebelum memulai lomba. Di sini, pelari harus fokus dan juga mengambil ancang-ancang yang tepat supaya saat proses lari dapat dilakukan dengan maksimal hingga berhasil mencapai garis finish.

Kemudian, dengan adanya penolakan yang tepat dan cermat maka pelari pun dapat meningkatkan kecepatannya dan tetap stabil saat perlombaan berlangsung. Saat wasit meniup peluit tanda mulai, pelari pun mampu mendengarkan aba-aba tersebut dan siap untuk berlari.

Dalam olahraga lari jarak pendek terdapat dua jenis yang berbeda yaitu tanpa rintangan dan juga adanya halang rintangan di lapangan. Kemudian, sistemnya sendiri ada yang perorangan dan ada pula yang beregu.

Olahraga ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanpa rintangan dan menggunakan rintangan. Kemudian, dilakukan dengan sistem perorangan atau beregu, jika beregu digunakan dengan sistem estafet. Untuk itu, pelari harus berlatih sehingga berhasil memenangkan pertandingan.

Posisi Badan Saat Start Lari Jarak Pendek

Seperti dijelaskan di awal yaitu kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah posisi start. Dengan demikian, pelari haruslah mengetahui seperti apa posisi badan yang tepat saat awal perlombaan tersebut. Untuk memahami hal ini, pelari bisa mencoba langkah-langkah berikut sebagai latihan yang harus dilakukan.

1. Posisi Kaki

Langkah pertama yang harus dilakukan pelari jarak pendek saat berlatih yaitu memperhatikan posisi kakinya sendiri. Posisi kaki saat awal lomba juga sangat menentukan apakah pelari dapat berlari dengan kekuatan maksimal atau tidak. Untuk itu, meski terlihat sepele, posisi kaki juga perlu diperhatikan dan dipelajari.

  • Hendaknya, kaki pelari haruslah kuat dan juga keras hingga otot agak mengejang saat posisi awal.
  • Kemudian, tak lupa posisi kakinya lurus membentuk sudut 90 derajat.
  • Berikutnya, bagian lutut pelari harus diangkat setinggi pinggul.
  • Lalu, tungkai bawah harus diayunkan ke depan supaya langkah saat berlari menjadi lebih lebar.

2. Mengatur Napas

Selanjutnya, pelari juga harus mengatur nafasnya dengan baik sehingga nantinya tetap fokus. Dengan mengatur nafas, tubuh pelari pun akan menjadi rileks dan tidak tegang saat berlari. Lebih lanjut, condongkanlah bagian badan ke depan sehingga dapat sejajar dengan lutut yaitu membentuk sudut 30 derajat.

3. Posisi Tangan

Kemudian, pelari juga perlu mengetahui posisi tangan yang tepat saat awal mulai berlari. Untuk posisi tangan sendiri harus diletakkan bergantung di sisi tubuh. Lebih lanjut, tekuklah bagian siku tangan tersebut hingga bentuknya 90 derajat. Lalu, posisikan tangan dalam keadaan menggenggam namun tidak kencang.

4. Pandangan Mata

Berikutnya yaitu pandangan mata. Pemain harus menatap lurus ke depan dan tidak menengok ke arah lainnya. Hal ini dilakukan supaya pandangan pemain tetap fokus ke arena dan rintangan yang harus dilalui untuk mencapai garis akhir.

Hindari fokus kepada lawan karena hal tersebut akan membuat pelari malah kehilangan fokus terhadap diri sendiri. Lalu, bagian punggung pun harus ditegakkan supaya sejajar dengan kepalanya.

Kemudian, saat dalam keadaan berlari, pelari harus melebarkan langkah kakinya sehingga jangkauan menjadi lebar. Tak lupa, pelari juga mesti mengatur tempo sehingga tidak lambat saat berlari. Saat nanti pelari hampir menuju finish maka yang harus dilakukan adalah mencondongkan bagian dada ke arah depan sehingga bahu dapat mencapai garis finish.

Demikianlah kunci pertama yang harus dikuasai dalam lari jarak pendek adalah start atau disebut juga penolakan. Dengan mempelajari posisi yang tepat dan terus berlatih, bukan tidak mungkin pelari akan mampu memenangkan pertandingan lari jarak pendek tersebut.