Tari Saman Menggunakan Pola Lantai Yang Beragam, Baca Selengkapnya!

Tari Saman adalah tarian tradisional masyarakat Gayo, Aceh. Dalam memperindah gerak tariannya, digunakan pola lantai yang membuat karya tari semakin menawan. Tari Saman menggunakan pola lantai garis lurus yang memberi kesan tenang dan sederhana. Penjelasan dan contoh soal mengenai pola lantai tari Saman dapat disimak pada uraian berikut ini:

Contoh soal: pola lantai yang digunakan pada tari Saman antara lain adalah pola.

Penjelasan dan Jawaban

Pola lantai pada tarian merupakan sebuah arahan gerak berbentuk denah yang dilakukan oleh penari. Unsur dari pola lantai dalam gerakan tari adalah perpindahan, pergerakan dan pergeseran posisi ketika menari. Seorang penari dapat menguasai panggung setelah memahami dan menguasai pola lantai dari tarian yang dibawakannya. Dengan menguasai pola lantai, penari juga dapat menguasai teknik blocking.

Kehadiran pola lantai bertujuan untuk menambah keindahan tarian. Karenanya penciptaan denah pola lantai harus memperhitungkan beberapa ketentuan seperti bentuk pola lantai, arti pola, jumlah penari, ruang pertunjukan dan gerak tarian. Penampilan tarian dipengaruhi oleh desain garis dan pola lantai. Hal ini juga mempengaruhi gerak dan tarian pada tari Saman.

Desain garis pada pola lantai terdiri dari dua jenis yaitu desain garis vertikal dan diagonal. Desain pola bergaris vertikal menimbulkan kesan halus dan lemah lembut sementara garis diagonal atau melingkar memberi kesan dinamis dan kuat. Penari juga dapat menentukan desain pola lantai menggunakan properti tarian.

Pola Lantai Pada Tari Saman

Pola lantai yang diterapkan pada tari Saman cukup sulit. Kesan yang ditonjolkan pada tarian ini adalah sesuatu yang sederhana namun memiliki kekuatan. Untuk memperkuat kesan tersebut, tari Saman menggunakan pola lantai yang beragam yaitu pola lantai horizontal, vertikal, diagonal dan pola melengkung. Simak ulasannya berikut ini:

1. Pola Lantai Horizontal

Garis sejajar atau horizontal diterapkan pada gerakan tari Saman, dimana pola ini akan nampak dengan jelas dari bangku penonton. Pada saat penari dalam posisi duduk bersimpuh dengan posisi badan bertumpu pada kaki yang dilipat, pola lantai yang digunakan adalah sejajar. Di posisi ini penari akan saling merapat dengan bahu saling bersentuhan.

2. Pola Lantai Vertikal

Pada waktu memakai pola garis ini, semua penari akan membuat sebuah gerakan berbaris dengan lurus mulai dari belakang hingga ke bagian depan. Gerakan ini hadir dengan menjunjung makna yang sangat tinggi. Disini ditunjukkan bagaimana istimewanya hubungan antara Tuhan YME sebagai pencipta alam dengan manusia yang sangat erat.

3. Pola Lantai Diagonal

Pada waktu melakukan gerakan dengan pola dasar seperti ini, penari berdiri dengan posisi berbaris lurus. Namun penari juga dapat berdiri sedikit miring ke kanan atau kekiri. Ada makna yang terkandung dalam pola lantai diagonal ini. Maknanya adalah hadirnya sebuah kekuatan bersama yang dapat membangun sebuah hubungan dinamis.

4. Pola Garis Melengkung

Dalam gerak tari Saman, pola lantai dengan garis melengkung akan memberikan kesempatan kepada penari untuk membentuk barisan berbentuk melengkung. Pola garis melengkung ini memiliki beberapa tipe. Diantaranya adalah tipe garis melingkar, tipe lengkung ular dan membentuk angka delapan. Pola ini memiliki makna lemah lembut, lentur dan serasi.

Demikian ulasan mengenai bagaimana Tari Saman menggunakan pola lantai pada gerak tariannya. Desain gerakan yang digunakan oleh Tari Saman memiliki banyak ragam dan masing-masing memiliki makna tersendiri. Pola lantai ini membuat tari Saman semakin indah dan penonton semakin terpukau saat menontonnya. Kesulitan dalam mempraktekkan tari Saman menjadikan tarian ini sangat menarik untuk ditonton.